Kamis, 13 Desember 2012

Indahmu


Kau begitu indah. Bahkan aku tak punya gambaran untuk menggambarkan keindahanmu.
Kau mengajarkan aku cinta, membuat aku selalu merindukanmu, mengajarkan aku rasa kasih sayang. Rasa sayang pada sesama, mengajarkan aku tentang luasnya kehidupan. Bahkan tiada hari tanpa memikirkanmu.
Aku tak tau bagaimana perasaanmu, apakah kamu juga merasakan yang sama atau tidak. Kadang aku berpikir mungkin aku hanya salah satu wanita yang menjadi hiburan diantara banyak wanita yang menyukaimu. Tapi ada beberapa detik aku merasakan aku memiliki hatimu, disaat kau memberikan perhatianmu, disaat kau mengingatkanku, walau semua hanya lewat sms. Namun juga ada saat aku merasa kau menganggap cinta dan diriku tak pernah ada.
Cinta yang kau tinggalkan memang tak seperti pria lain pada pacarnya. Cinta yang kau tinggalkan begitu indah. Seindah mentari pagi yang menyinari bunga dan seisinya. Hinggaku tau cintamu sangat menyiksa, tapi aku bersyukur karena dengan cintamu aku merasakan rindu. Dan aku bersyukur karena Tuhan mengijinkanku mencintaimu.
Disaat aku berada dekat denganmu, hatiku tak bisa merasa, mataku tak bisa melihat, telingaku tak bisa mendengar, dan rinduku telah hilang, dan cintaku telah sirna. Aku tak merasa selain perasaan bahagia, mataku tak bisa memandang pria lainnya selain dirimu, telingaku tak bisa mendengar selain suara indahmu, rinduku hilang untuk yang lain karena selalu merindukanmu ketika jauh dariku, dan cintaku sirna pada laki-laki lain karena cintaku selalu untukmu.
Kepergianmu memang sungguh menyakitkan. Aku kira ku bisa memandang wajahmu walau ku tak bisa milikimu. Dan sampai sekarang pun aku masih berharap ku bisa bertemu denganmu. Berharap Tuhan mau mendengar do’aku, doa untuk terus mencintaimu dan bisa bersama denganmu suatu saat nanti.

Lin
Banjarmasin, 3 Novemeber 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar